Sistem Tiket
Pernah dengar kalimat seperti ini?
- "Kukira ada yang memperbaiki itu."
- "Saya tidak tahu itu tugas saya."
- "Apakah yang terjadi dengan tiket dari minggu lalu?"
Pekerjaan jatuh celah ketika tidak ada satu sumber kebenaran.
Masalahnya
Permintaan pemeliharaan melalui WhatsApp, email, danpesan lisan. Tidak ada lacak balik. Pekerjaan terduplikat atau terlewat. Tidak ada yang tahu status pekerjaan saat ini.
Apa yang Dilakukan Sistem Tiket OpexMX
Satu sistem untuk semua permintaan pemeliharaan. Setiap tiket dilacak dari pembuatan hingga penyelesaian.
Satu Titik Masuk
Semua permintaan melalui satu sistem. Tidak lagi pesan tersebar di berbagai tempat.
Kategori & Prioritas
Klasifikasikan tiket berdasarkan jenis, lokasi, dan tingkat kepentingan.
Penugasan Otomatis
Tugaskan tiket ke teknisi berdasarkan ketersediaan, keahlian, dan beban kerja.
Lacak Real-Time
Lihat status setiap tiket kapan saja. Tahu apa yang sedang dikerjakan.
Peringatan & Eskalasi
Kirim notifikasi saat tiket dibuat. Eskalasi tiket yang tidak terselesaikan tepat waktu.
Riwayat Lengkap
Lihat semua aktivitas pada tiket. Tahu apa yang dilakukan dan oleh siapa.
Cara Kerjanya
- Tiket dibuat – Siapa pun dapat mengajukan permintaan
- Kategori ditentukan – Jenis pekerjaan, prioritas, lokasi
- Ditugaskan – Otomatis atau manual ke teknisi
- Dikerjakan – Teknisi menerima dan menyelesaikan pekerjaan
- Ditutup – Penyelesaian dikonfirmasi dan ditutup
- Dianalisis – Data digunakan untuk perbaikan
Siapa yang Menggunakan Ini?
| Peran | yang Mereka Pedulikan |
|---|---|
| Operator | Mudah mengajukan permintaan |
| Teknisi – Tahu apa yang harus dikerjakan | |
| Supervisors | Lacak kemajuan dan alokasikan pekerjaan |
| Manajer – Analisis volume dan tren |
Integrasi
- Personel: Penugasan berdasarkan ketersediaan dan keahlian
- Peralatan: Tiket tertaut ke aset spesifik
- Pemeliharaan Preventif: Tugas terjadwal menjadi tiket
- Pelaporan: Data tiket untuk analisis kinerja
Tips Pro
- Sederhanakan pembuatan – Formulir pendek = lebih banyak tiket
- Gunakan prioritas – Tidak semua tiket sama mendesaknya
- Tetapkan SLA – Waktu respons dan penyelesaian yang diharapkan
- Tutup dengan benar – Pastikan pekerjaan benar-benar selesai
- Gunakan data – Lacak pola untuk perbaikan berkelanjutan